๐Ÿค– KODING & KECERDASAN ARTIFISIAL โ€ข GOOGLE COLAB

Generative AI, Prompt Engineering, dan Etika AI

Mengenal AI generatif, belajar menyusun prompt yang lebih jelas, membandingkan hasil dari prompt sederhana dan prompt yang diperbaiki, serta melakukan eksperimen pengolahan teks sederhana menggunakan Python di Google Colab.

Bagian 1

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian Generative AI dengan bahasa sendiri.
  2. Menyebutkan beberapa bentuk konten yang dapat dihasilkan AI generatif.
  3. Menjelaskan apa itu prompt.
  4. Membedakan prompt yang terlalu umum dengan prompt yang lebih jelas dan terarah.
  5. Mengenal unsur prompt seperti tujuan, konteks, batasan, format, dan contoh.
  6. Melakukan eksperimen pengolahan teks sederhana menggunakan Python di Google Colab.
  7. Membandingkan dua hasil AI berdasarkan prompt yang berbeda.
  8. Menjelaskan risiko privasi, keamanan data, bias, hak cipta, plagiarisme, dan informasi palsu.
  9. Menyusun laporan eksperimen AI secara terstruktur.
  10. Menggunakan AI sebagai alat bantu belajar secara bertanggung jawab.
Gagasan utama: AI adalah alat bantu. Manusia tetap perlu menentukan tujuan, memeriksa hasil, menjaga data, dan bertanggung jawab atas penggunaan hasil AI.
Bagian 2

๐Ÿค– Apa itu Generative AI?

Generative AI atau AI generatif adalah teknologi AI yang dapat menghasilkan konten baru berdasarkan pola yang dipelajari dari data dan instruksi yang diberikan pengguna.

Konten yang dihasilkan dapat berupa teks, gambar, kode, audio, dan bentuk lainnya.

๐Ÿ“ TeksContoh: ringkasan, ide tulisan, dialog, penjelasan konsep, atau draf artikel.
๐Ÿ–ผ๏ธ GambarContoh: ilustrasi, konsep desain, poster, atau gambar berdasarkan deskripsi.
๐Ÿ’ป KodeContoh: contoh Python, fungsi sederhana, atau penjelasan kode.
๐ŸŽต AudioContoh: suara sintetis, musik, atau bentuk audio generatif tertentu.
Mudahnya: jika AI menerima instruksi lalu menghasilkan konten baru, kita dapat mengenalinya sebagai salah satu contoh penggunaan AI generatif.
Bagian 3

๐Ÿงฉ Bentuk Konten yang Dapat Dihasilkan

BentukContoh penggunaanHal yang perlu diperiksa
TeksMenjelaskan materi, membuat ide, meringkas teks.Ketepatan fakta, konteks, bahasa, dan sumber.
GambarMembuat ilustrasi berdasarkan deskripsi.Kesesuaian instruksi, penggunaan elemen, dan hak penggunaan.
KodeMembantu membuat contoh program.Keamanan, kebenaran logika, dan pengujian kode.
AudioMembuat suara atau musik sintetis.Izin penggunaan, identitas suara, dan hak cipta.
Penting: kemampuan menghasilkan konten tidak berarti hasil tersebut otomatis benar, bebas kesalahan, atau bebas masalah etika.
Bagian 4

โš™๏ธ Cara Kerja Generative AI secara Sederhana

Siswa tidak perlu mempelajari seluruh matematika di balik model AI untuk memahami konsep dasar. Gunakan gambaran sederhana berikut:

Instruksi / Prompt
โ†’
Model AI
โ†’
Hasil Generatif
โ†’
Pemeriksaan Manusia

Model memproses input yang diberikan dan menghasilkan keluaran berdasarkan pola yang dipelajari. Hasilnya kemudian perlu diperiksa oleh pengguna.

Mengapa pemeriksaan manusia penting?

  • AI dapat menghasilkan informasi yang keliru.
  • AI dapat salah memahami konteks.
  • AI dapat memberikan jawaban yang terdengar meyakinkan tetapi tidak akurat.
  • AI tidak mengetahui seluruh kondisi dunia nyata dari konteks yang tidak diberikan.
  • Hasil AI dapat memiliki implikasi etika atau hak penggunaan tertentu.
Prinsip sederhana: โ€œGunakan AI untuk membantu berpikir, bukan untuk berhenti berpikir.โ€
Bagian 5

๐Ÿ’ฌ Apa itu Prompt?

Prompt adalah instruksi, pertanyaan, atau konteks yang diberikan kepada AI untuk menghasilkan respons.

Prompt dapat sangat singkat atau dapat berisi beberapa informasi agar AI memahami tugas yang diinginkan.

Contoh prompt sederhana

Prompt 1:

โ€œJelaskan Machine Learning.โ€

Prompt tersebut dapat menghasilkan jawaban yang benar, tetapi hasilnya mungkin terlalu umum karena belum menjelaskan siapa pembacanya, seberapa panjang jawabannya, dan format yang diinginkan.

Prompt yang diperbaiki

Prompt 2:

โ€œJelaskan pengertian Machine Learning untuk siswa SMK kelas X yang baru mengenal AI. Gunakan bahasa Indonesia yang sederhana, berikan 2 contoh kehidupan sehari-hari, dan buat dalam 3 paragraf.โ€

Prompt kedua memberikan konteks dan batasan yang lebih jelas sehingga pengguna memiliki kriteria untuk menilai hasil.

Bagian 6

๐Ÿ› ๏ธ Prompt Engineering

Prompt Engineering adalah proses menyusun, memperbaiki, dan menguji instruksi agar AI memberikan hasil yang lebih sesuai dengan tujuan pengguna.

Prompt engineering bukan sekadar membuat prompt yang panjang. Yang penting adalah kejelasan dan relevansi informasi.

5 unsur prompt yang mudah digunakan

1. TujuanApa yang ingin AI kerjakan?
2. KonteksInformasi apa yang perlu diketahui AI?
3. Peran / audiensUntuk siapa hasil dibuat atau gaya apa yang dibutuhkan?
4. BatasanPanjang, bahasa, jumlah contoh, atau hal yang harus dihindari.
5. Format outputMisalnya tabel, poin, paragraf, langkah-langkah, atau kode.
6. KriteriaBagaimana kita mengetahui bahwa hasil sudah sesuai?

Template prompt

Tugas:
[jelaskan apa yang harus dibuat]

Konteks:
[jelaskan informasi penting]

Target pembaca:
[siapa yang akan membaca hasil]

Batasan:
[jumlah, panjang, bahasa, atau aturan]

Format output:
[tentukan bentuk hasil yang diinginkan]

Kriteria:
[jelaskan ciri hasil yang dianggap sesuai]
Strategi: buat prompt โ†’ lihat hasil โ†’ identifikasi kekurangan โ†’ perbaiki prompt โ†’ bandingkan hasil kembali.
Bagian 7

๐Ÿ”Ž Membandingkan Dua Prompt

Kasus: meminta AI membuat materi tentang Python

Prompt awal:

โ€œBuat materi tentang Python.โ€

Kelemahan: tujuan, tingkat siswa, panjang, format, dan fokus belum ditentukan.

Prompt diperbaiki:

โ€œBuat materi pengantar Python untuk siswa SMK kelas X yang belum pernah coding. Jelaskan variabel, tipe data, input, dan output dengan bahasa Indonesia yang mudah. Berikan satu contoh kode untuk setiap konsep dan jelaskan hasilnya. Susun dengan judul, penjelasan, contoh, dan latihan singkat.โ€

Kelebihan: tujuan, audiens, topik, gaya bahasa, contoh, dan format lebih jelas.

Aktivitas perbandingan

  1. Jalankan prompt awal pada AI yang digunakan guru.
  2. Simpan hasilnya tanpa mengubah isi.
  3. Jalankan prompt yang diperbaiki.
  4. Simpan hasil kedua.
  5. Bandingkan kedua hasil.
  6. Catat bagian mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan jelaskan alasannya.
AspekPertanyaan pembanding
KelengkapanApakah semua informasi yang dibutuhkan tersedia?
KesesuaianApakah hasil sesuai dengan target pembaca?
StrukturApakah formatnya mudah dibaca?
KetepatanApakah ada informasi yang perlu diperiksa?
KeterbatasanApakah AI masih membuat asumsi atau kesalahan?
Bagian 8

๐Ÿ’ป Praktik di Google Colab: Eksperimen Pengolahan Teks

Pada praktik ini kita tidak harus menghubungkan Google Colab langsung ke layanan AI berbayar. Kita akan menggunakan Python untuk melakukan eksperimen teks sederhana yang membantu memahami bagaimana data teks dapat diolah secara programatis.

Contoh kegiatan: menghitung frekuensi kata dari sebuah teks.

Langkah 1 โ€” Membuat teks

teks = """
AI dapat membantu siswa belajar.
Siswa dapat menggunakan AI untuk mencari ide.
AI juga dapat membantu menjelaskan konsep.
Namun siswa tetap perlu memeriksa hasil AI.
"""

print(teks)

Langkah 2 โ€” Mengubah teks menjadi kata

kata = teks.lower().split()

print(kata[:20])
print("Jumlah kata:", len(kata))

lower() mengubah huruf menjadi huruf kecil. split() memecah teks berdasarkan spasi sehingga kita memperoleh kumpulan kata.

Langkah 3 โ€” Menghitung frekuensi setiap kata

from collections import Counter

frekuensi = Counter(kata)

print(frekuensi)
Ide penting: kita sedang mengubah teks menjadi data yang dapat dihitung. Cara seperti ini merupakan dasar dari banyak kegiatan pengolahan teks.
Bagian 9

๐Ÿ“Š Praktik Lanjutan โ€” Membersihkan Teks

Jika tanda baca tidak dibersihkan, kata seperti AI dan AI. dapat dianggap berbeda. Kita dapat membersihkan tanda baca terlebih dahulu.

import re
from collections import Counter

teks = """
AI dapat membantu siswa belajar.
Siswa dapat menggunakan AI untuk mencari ide.
AI juga dapat membantu menjelaskan konsep.
Namun siswa tetap perlu memeriksa hasil AI.
"""

teks_bersih = re.sub(r'[^a-zA-Z0-9\s]', '', teks.lower())

kata = teks_bersih.split()
frekuensi = Counter(kata)

print("10 kata paling sering:")
for kata, jumlah in frekuensi.most_common(10):
    print(kata, ":", jumlah)

Memahami kode

KodeFungsi
re.sub()Mengganti bagian teks yang sesuai pola tertentu.
lower()Menyamakan huruf menjadi huruf kecil.
split()Membagi teks menjadi kata-kata.
Counter()Menghitung kemunculan setiap item.
most_common(10)Mengambil kata yang paling sering muncul.

Aktivitas eksperimen

Ganti isi variabel teks dengan paragraf tentang sekolah, lingkungan, teknologi, atau topik lain. Jalankan kembali program dan amati kata yang paling sering muncul.

Bagian 10

๐Ÿ“ Laporan Eksperimen AI

Tugas utama pada materi ini adalah membuat laporan yang mendokumentasikan proses eksperimen prompt.

Prompt Awal
โ†’
Hasil AI
โ†’
Prompt Diperbaiki
โ†’
Hasil Kedua
โ†’
Perbandingan

Format laporan

BagianIsi yang ditulis siswa
1. Prompt awalSalin prompt pertama yang digunakan.
2. Hasil AIDokumentasikan hasil pertama. Jika panjang, dapat diringkas dengan tetap menyimpan bukti yang relevan.
3. Prompt diperbaikiTuliskan versi prompt yang sudah diperjelas.
4. Hasil keduaDokumentasikan hasil setelah prompt diperbaiki.
5. PerbandinganJelaskan perbedaan kualitas, struktur, kelengkapan, dan kesesuaian.
6. KesimpulanJelaskan apa yang dipelajari tentang prompt dan keterbatasan AI.
Tambahan yang dianjurkan: catat nama alat AI, tanggal eksperimen, topik, serta apakah ada fakta yang perlu diverifikasi. Ini membuat laporan lebih mudah ditelusuri.
Bagian 11

โš–๏ธ Etika AI

Etika AI membahas bagaimana AI dikembangkan dan digunakan dengan memperhatikan manusia, data, keamanan, keadilan, hak, dan dampaknya.

Teknologi yang kuat membutuhkan penggunaan yang bertanggung jawab. Siswa perlu belajar bukan hanya โ€œbagaimana memakai AIโ€, tetapi juga โ€œkapan dan bagaimana AI sebaiknya digunakanโ€.

๐Ÿ”’ PrivasiJangan sembarangan memasukkan data pribadi atau rahasia ke layanan AI.
๐Ÿ›ก๏ธ Keamanan DataPahami siapa yang dapat mengakses data dan hindari membagikan informasi sensitif.
โš–๏ธ Bias AIHasil AI dapat dipengaruhi oleh pola dan keterbatasan data yang digunakan untuk membangun sistem.
ยฉ๏ธ Hak CiptaPerhatikan hak penggunaan karya, gambar, teks, kode, musik, dan materi lain.
๐Ÿ“š PlagiarismeJangan menyerahkan hasil AI sebagai karya sendiri jika aturan tugas mengharuskan karya orisinal.
โ— Informasi PalsuAI dapat menghasilkan informasi yang keliru atau tidak berdasar.
Bagian 12

๐Ÿ”’ Privasi dan Keamanan Data

Privasi berkaitan dengan bagaimana informasi tentang seseorang dikumpulkan, digunakan, dan dibagikan. Dalam menggunakan AI, siswa perlu berhati-hati terhadap data yang dimasukkan.

Contoh data yang perlu diperlakukan hati-hati

  • Nomor identitas atau dokumen pribadi.
  • Alamat lengkap dan informasi kontak pribadi.
  • Password, kode OTP, token API, atau kunci rahasia.
  • Data kesehatan atau data sensitif lainnya.
  • Dokumen internal sekolah atau organisasi yang tidak untuk publik.
  • Data pribadi orang lain tanpa izin.
Aturan kelas yang mudah diingat: jika sebuah informasi seharusnya tidak dibagikan kepada orang lain, jangan memasukkannya ke AI sebelum memahami kebijakan dan izin yang berlaku.

Contoh aman

Alih-alih memasukkan data siswa asli, gunakan data contoh:

data_siswa = [
    {"nama": "Siswa A", "nilai": 80},
    {"nama": "Siswa B", "nilai": 75},
    {"nama": "Siswa C", "nilai": 90}
]
Bagian 13

โš–๏ธ Bias AI

Bias AI dapat terjadi ketika data, proses pengembangan, atau cara penggunaan sistem menghasilkan pola yang tidak adil atau kurang mewakili kelompok tertentu.

Contoh sederhana

Bayangkan sistem klasifikasi dilatih terutama menggunakan contoh dari satu kelompok. Ketika digunakan pada kelompok yang kurang terwakili, performanya dapat berbeda.

DataApakah data cukup beragam dan mewakili konteks penggunaan?
ModelApakah ada kelompok yang memiliki hasil berbeda?
EvaluasiApakah performa diperiksa secara lebih rinci, bukan hanya rata-rata?
DampakSiapa yang mungkin dirugikan jika model salah?
Pesan penting: siswa tidak perlu menyimpulkan bahwa semua AI selalu bias. Yang perlu dipahami adalah bias merupakan salah satu risiko yang harus diperiksa ketika AI digunakan.
Bagian 14

ยฉ๏ธ Hak Cipta dan Plagiarisme

AI dapat membantu menghasilkan teks, gambar, kode, dan konten lainnya. Namun penggunaan AI tidak otomatis menghilangkan aturan hak cipta atau aturan akademik.

Hak cipta

Perhatikan apakah suatu materi boleh digunakan, dimodifikasi, atau dipublikasikan. Aturan dapat berbeda menurut jenis karya, lisensi, dan yurisdiksi.

Plagiarisme

Plagiarisme berkaitan dengan menyajikan karya atau gagasan orang lain sebagai milik sendiri tanpa pengakuan yang sesuai. Dalam tugas sekolah, siswa harus mengikuti aturan guru mengenai penggunaan AI dan mencantumkan bantuan AI bila diwajibkan.

Prinsip belajar: gunakan AI untuk membantu memahami, membuat ide, mendapatkan contoh, atau memperbaiki proses belajarโ€”kemudian pahami dan periksa hasilnya sendiri.

Contoh perilaku yang baik

  • Membaca dan memahami jawaban AI sebelum menggunakannya.
  • Mengubah dan mengembangkan ide dengan pemahaman sendiri.
  • Mencantumkan penggunaan AI jika aturan tugas meminta.
  • Memeriksa sumber dan fakta penting.
  • Tidak mengaku bahwa seluruh hasil AI adalah karya pribadi jika aturan sekolah melarangnya.
Bagian 15

โ— Informasi Palsu dan Halusinasi AI

AI generatif dapat menghasilkan jawaban yang terdengar meyakinkan tetapi salah. Kondisi seperti ini sering disebut halusinasi AI.

Karena itu, jangan menggunakan kelancaran bahasa sebagai bukti bahwa informasi tersebut benar.

Langkah memeriksa hasil AI

  1. Identifikasi klaim utama.
  2. Tanyakan: apakah informasi tersebut penting atau berisiko jika salah?
  3. Cari sumber tepercaya untuk memverifikasi.
  4. Bandingkan beberapa sumber jika diperlukan.
  5. Periksa tanggal dan konteks informasi.
  6. Jika tidak dapat diverifikasi, nyatakan bahwa informasi tersebut belum terverifikasi.
Contoh: jika AI memberikan nama buku, angka statistik, kutipan, atau fakta sejarah, jangan langsung menganggap semuanya benar. Verifikasi informasi yang penting.
Bagian 16

โœ… Menggunakan AI Secara Bertanggung Jawab

PrinsipContoh tindakan siswa
JujurMengikuti aturan guru tentang penggunaan AI dan menyatakan bantuan AI jika diminta.
PeriksaMemverifikasi fakta dan menguji kode sebelum digunakan.
Jaga privasiTidak memasukkan data sensitif sembarangan.
Hormati karyaMemperhatikan hak cipta, lisensi, dan atribusi.
Pahami hasilTidak sekadar menyalin; siswa harus memahami apa yang digunakan.
Pertimbangkan dampakMemikirkan siapa yang dapat terdampak jika hasil AI salah.
Gunakan AI
โ†’
Periksa
โ†’
Pahami
โ†’
Perbaiki
โ†’
Gunakan secara bertanggung jawab
Bagian 17

๐Ÿ“ 5 Latihan Soal

Soal 1. Apa yang dimaksud dengan Generative AI? Sebutkan minimal empat bentuk konten yang dapat dihasilkan.
Lihat pedoman jawaban
Generative AI adalah teknologi AI yang dapat menghasilkan konten baru berdasarkan pola yang dipelajari dan instruksi pengguna. Contohnya teks, gambar, kode, dan audio.
Soal 2. Apa yang dimaksud dengan prompt? Mengapa prompt yang lebih jelas dapat membantu menghasilkan respons yang lebih sesuai?
Lihat pedoman jawaban
Prompt adalah instruksi atau konteks yang diberikan kepada AI. Prompt yang jelas memberikan tujuan, konteks, batasan, dan format sehingga AI memiliki informasi lebih lengkap tentang hasil yang diinginkan.
Soal 3. Perhatikan prompt: โ€œBuat materi Python.โ€ Tuliskan versi prompt yang lebih baik untuk siswa SMK kelas X.
Lihat contoh jawaban
Contoh: โ€œBuat materi pengantar Python untuk siswa SMK kelas X yang belum pernah coding. Jelaskan variabel, input, dan output dengan bahasa sederhana, berikan contoh kode, lalu buat 3 latihan singkat.โ€ Jawaban lain yang memenuhi tujuan, konteks, dan format juga benar.
Soal 4. Mengapa kita tidak boleh langsung mempercayai semua informasi yang dihasilkan AI?
Lihat pedoman jawaban
Karena AI dapat menghasilkan informasi yang keliru, tidak lengkap, atau tidak sesuai konteks. Informasi penting perlu diperiksa dan diverifikasi dengan sumber yang tepercaya.
Soal 5. Sebutkan minimal empat hal yang perlu diperhatikan dalam etika penggunaan AI.
Lihat pedoman jawaban
Contohnya privasi, keamanan data, bias AI, hak cipta, plagiarisme, informasi palsu, transparansi penggunaan AI, dan tanggung jawab terhadap dampak hasil AI.
Bagian 18

๐Ÿ› ๏ธ 5 Tugas Praktik

Tugas 1 โ€” Membandingkan Dua Prompt

Pilih satu topik pelajaran, misalnya Python, matematika, jaringan komputer, atau desain.

  1. Buat prompt awal yang singkat.
  2. Jalankan pada AI yang tersedia.
  3. Simpan hasil pertama.
  4. Perbaiki prompt dengan menambahkan tujuan, konteks, target pembaca, batasan, dan format.
  5. Jalankan kembali.
  6. Bandingkan kedua hasil.

Output: dua prompt, dua hasil, tabel perbandingan, dan kesimpulan.

Tugas 2 โ€” Eksperimen Frekuensi Kata di Google Colab

Buat program Python yang menerima satu paragraf dari pengguna, membersihkan tanda baca, menghitung frekuensi kata, lalu menampilkan 10 kata yang paling sering muncul.

Bonus: tambahkan input dari input() dan hitung jumlah kata unik.

Tugas 3 โ€” Audit Hasil AI

Minta AI menjelaskan suatu topik pelajaran. Ambil minimal lima klaim atau fakta dari jawabannya. Periksa fakta tersebut menggunakan sumber yang tepercaya.

Output: tabel dengan kolom klaim AI, sumber pemeriksa, hasil pemeriksaan, dan catatan.

Tugas 4 โ€” Poster Etika AI

Buat poster digital bertema โ€œ7 Aturan Menggunakan AI Secara Bertanggung Jawabโ€.

Poster minimal membahas privasi, keamanan data, bias, hak cipta, plagiarisme, informasi palsu, dan verifikasi hasil. Jika menggunakan AI untuk membantu membuat desain atau teks, ikuti aturan atribusi yang ditetapkan guru.

Tugas 5 โ€” Laporan Eksperimen AI

Buat laporan lengkap sesuai format berikut:

  1. Prompt awal.
  2. Hasil AI.
  3. Prompt yang diperbaiki.
  4. Hasil kedua.
  5. Perbandingan.
  6. Kesimpulan.

Tambahkan identitas alat AI yang digunakan, tanggal eksperimen, tujuan eksperimen, dan catatan verifikasi fakta. Jelaskan minimal 3 perubahan yang dilakukan pada prompt dan bagaimana perubahan tersebut memengaruhi hasil.

Kesimpulan wajib: jelaskan apa yang dipelajari tentang prompt engineering dan mengapa hasil AI tetap perlu diperiksa manusia.

Checklist Pengumpulan

Bagian 19

๐Ÿ“Œ Ringkasan

  1. Generative AI dapat menghasilkan berbagai bentuk konten seperti teks, gambar, kode, dan audio.
  2. Prompt adalah instruksi atau konteks yang diberikan kepada AI.
  3. Prompt yang jelas dapat membantu mengarahkan hasil sesuai tujuan.
  4. Prompt engineering adalah proses menyusun, menguji, dan memperbaiki prompt.
  5. Unsur yang dapat membantu prompt antara lain tujuan, konteks, target pembaca, batasan, format, dan kriteria.
  6. Google Colab dapat digunakan untuk melakukan eksperimen Python yang mendukung pembelajaran AI, termasuk pengolahan teks.
  7. Frekuensi kata adalah contoh sederhana mengubah teks menjadi data yang dapat dianalisis.
  8. AI dapat menghasilkan informasi yang keliru sehingga hasil penting perlu diverifikasi.
  9. Etika AI mencakup privasi, keamanan data, bias, hak cipta, plagiarisme, informasi palsu, dan tanggung jawab.
  10. Siswa perlu menggunakan AI sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai pengganti pemahaman dan tanggung jawab.
Kalimat kunci: โ€œPrompt yang baik membantu AI memahami tujuan, tetapi manusia tetap bertanggung jawab untuk memeriksa, memahami, dan menggunakan hasil AI secara etis.โ€
Bagian 20

๐Ÿ’ญ Refleksi Siswa

  1. Apa yang dimaksud dengan Generative AI?
  2. Apa perbedaan prompt sederhana dan prompt yang terstruktur?
  3. Bagian prompt apa yang paling membantu menghasilkan jawaban sesuai kebutuhanmu?
  4. Mengapa hasil AI perlu diverifikasi?
  5. Data apa yang tidak sebaiknya dimasukkan ke layanan AI tanpa memahami aturan dan izinnya?
  6. Apa contoh bias AI yang dapat terjadi?
  7. Apa hubungan AI dengan hak cipta dan plagiarisme?
  8. Bagaimana cara menggunakan AI untuk membantu belajar tanpa sekadar menyalin?
  9. Apa yang kamu pelajari dari eksperimen frekuensi kata di Google Colab?
  10. Jika kamu menggunakan AI untuk tugas sekolah, bagaimana kamu akan memastikan penggunaannya tetap bertanggung jawab?
Refleksi lanjutan: Bayangkan kamu mendapat jawaban AI yang sangat meyakinkan tetapi tidak memiliki sumber. Langkah apa saja yang akan kamu lakukan sebelum menggunakan jawaban tersebut?
Referensi Praktik

๐Ÿ“š Google Colab

Gunakan Google Colab untuk menjalankan seluruh contoh Python pada materi ini.

Materi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial โ€ข Python โ€ข Google Colab โ€ข Generative AI, Prompt Engineering, dan Etika AI